Menu

(021) 29800000

Jalan Tanah Abang No.71AB

08.30

17.00

0 Comments

Cara Membuka Account Tranding Forex

Perdagangan valas atau tranding forex merupakan bisnis yang menarik.

Ada begitu banyak hype di sekitarnya secara online, namun bagaimana tepatnya orang-orang dapat memulai perdagangan forex? Hal pertama yang Anda harus lakukan ialah memutuskan broker. Hal ini dapat dijangkau dengan bermain dengan akun demo forex yang berbeda dengan banyaknya broker yang ada. Anda bisa menentukan susunan broker forex di sini. Setelah Anda menyimpulkan broker, proseslah menjadi proses birokrasi standar yang serupa dengan membuka tabungan bank.

Inilah Beberapa Hal Yang Biasanya Dibutuhkan

  • Nama
  • Alamat
  • E-mail
  • Nomor Telepon
  • Jenis Mata Uang Akun
  • Kata Sandi Untuk Akun Forex Anda
  • Tanggal Lahir
  • Warga Negara
  • Nomor Jaminan Sosial atau ID Pajak
  • Status Pekerjaan
  • Pertanyaan Keuangan:
    – Pendapatan Tahunan
    – Kekayaan Bersih
    – Pengalaman Trading
    – Tujuan Perdagangan

Anda barangkali bertanya pada diri sendiri, kenapa mereka ingin mengetahui mengenai hal ini? Jawaban sederhananya ialah mematuhi hukum. Forex sudah menjadi sedikit industri binal sejak ia menuju ritel untuk masa depan dan karena hal tersebut peraturan sudah diberlakukan untuk “melindungi” pemegang akun dari berbagai jenis kendala.

Tidak mungkin Anda akan mengerjakan broker untuk membuka akun, tanpa melakukan sesi tanya-jawab. Jika kita kebetulan kedapatan tidak adanya sesi tanya-jawab, maka Anda mesti curiga. Apabila kita tidak terlalu yakin mengenai broker tertentu, Anda bisa mencari tahunya lewat National Futures Association untuk memahami status mereka.

Selama langkah-langkah terakhir dalam proses pembukaan akun, kita akan dijelaskan mengenai risiko. Tolong perhatikan hal ini secara serius, forex ialah bisnis yang sulit untuk pemula, jika mereka tidak hati-hati maka akan menjadi santapan makan malam yang lezat. Rata-rata kebanyakan pemula mengalami kelahan daripada menjadi pemenang. Broker bakal mengingatkan kita bahwa forex bisa menjadi bisnis yang berbahaya, mereka diwajibkan untuk melakukan ini.

Setelah Anda memberikan semua informasi Anda untu diproses, broker bakal memverifikasinya dan seringkali meminta kita mengirimkan beberapa dokumen verifikasi seperti ID yang dikeluarkan pemerintah, dan mungkin pernyataan utilitas untuk memverifikasi nama dan alamat Anda. Ini dapat memperlambat proses bisa memakan waaktu kurang lebih satu atau dua hari, namun tidak perlu dikhawatirkan.

Setelah informasi kita diverifikasi, Anda bisa mendanai akun dan mulai berdagang atau tranding. Salah satu saran yang hendak saya berikan kepada kalian yang masih pemula ialah jangan membubuhkan uang di akun mereka yang mereka tidak akan kehilangannya. Sepertinya nasihat yang jelas, tetapi beberapa orang mulai merasa mereka tahu lebih banyak daripada yang mereka kerjakan dan mereka mengambil risiko yang tidak perlu. Mulailah dengan jumlah dana yang wajar dan trade kecil.

Forex Membosankan

Forex kelihatannya begitu menggairahkan, namun bisa menjadi hal yang menjenuhkan dan membosankan. Jika kita merasakan begitu banyak kegelisahan saat mengerjakan perdagangan, Anda mesti berhati-hati. Perasaan seperti ini adalah hal yang umum untuk berfikir terbebas dari kemenangan trade forex kita atau menjadi saudagar destruktif dari kerugian forex Anda. Forex harus terasa seperti pengambilan keputusan simpel dengan tahapan pencegahan jika  terjadi kegagalan. Meskipun urusan tersebut mungkin terasa membosankan untuk Anda, Anda bakal bertahan lebih lama jika mendekati pasar itu.

Tetap tenang

Jika kita merasa bahwa kita melakukan kekeliruan umum pada forex dan seringkali merasa frustrasi, hentikan tranding dan tinjau kembali dasar-dasarnya. Perdagangan valas ialah salah satu industri di mana kadang-kadang Anda harus mengevaluasi kembali cara Anda untuk meyakinkan Anda menjangkau tujuan Anda. Usahakan untuk tidak terlalu putus asa dan tetap pendekatan kita ilmiah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

Like us on Facebook